Style Switcher
Theme Skins

Layout Styles
PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT

Better Health


Kebakaran Hutan

Admin Kamis, 04 September 2014 - 13:28:26 WIB. | 535

Pembakaran hutan merupakan salah satu sumber utama pencemaran udara di pedesaan yang meluas ke daerah perkotaan. Penyakit saluran pernapasan, asma dan pneumonia merupakan penyakit yang terbanyak bagi negara berkembang. Salah satu penyebab terjadinya penyakit saluran pernapasan, asma dan pneumonia karena faktor kualitas udara yang buruk. Untuk mengetahui dampak kebakaran hutan terhadap kesehatan masyarakat khususnya penyakit saluran pernapasan, asma dan pneumonia perlu dilakukan penelitian. Penelitian dilakukan di dua lokasi yang berbeda yang pernah mengalami kebakaran hutan yaitu di Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Jambi.

Sumber data yang digunakan adalah dengan melakukan pengumpulan data sekunder keadaan penyakit saluran pernapasan, asma dan pneumonia di daerah yang mengalami kebakaran hutan, keadaan kualitas udara di daerah penelitian dan upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten dalam menanggulangi kebakaran hutan.

Hasil penelitian menujukkan bahwa Keadaan Kualitas udara untuk para meter PM10, SO2, NO2, dan CO telah terjadi peningkatan pada saat angka hotspotnya tinggi,dan curah hujan rendah. Walaupun tinggi angka-angka tersebut masih di bawah nilai ambang batas yang diperkenankan. Angka tertinggi kualitas parameter PM10, SO2, NO2, dan CO terjadi pada bulan September dan Oktober, dimana pada bulan tersebut angka hotspot tinggi dan curah hujan rendah. Angka kejadian pneumoni dan Ispa dibeberapa lokasi penelitian menunjukkan hubungannya dengan keadaan kualitas udara parameter PM10, SO2, NO2, dan CO. Upaya Pemda Kalimantan Tengah dan Jambi sudah cukup baik dalam menanggulangi dan mencegah kebakaran hutan. Pengetahun sikap dan perilaku petugas dan para tokoh masyarakat tentang kebakaran sudah cukup baik.