Style Switcher
Theme Skins

Layout Styles
PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT

Mengawal Upaya Kesehatan Masyarakat yang Berbasis Bukti


Pengembangan Model Pengendalian DBD di Provinsi Kalimantan Barat dan Jawa Barat

Admin Kamis, 04 September 2014 - 13:36:14 WIB. | 1071

Di Indonesia Demam berdarah dengue (DBD) masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Akhir-akhir ini, angka kesakitan (Incidence rate, IR) dari tahun ke tahun cenderung meningkat, walaupun angka kematian (Case fatality rate, CFR) cenderung menurun. Obat dan vaksin belum ditemukan, sehingga pengendaliannya difokuskan pada pengendalian vektor, promosi kesehatan, perlindungan diri (self protection), manipulasi lingkungan, tatalaksana penderita dan pengembangan sistem kewaspadaan dini. Pengendalian DBD di Indonesia banyak kendala, kendala teknis maupun masih terbatas dukungan lintas sektor. Program pengendalian sudah melakukan berbagai upaya dengan managamen lingkung, pengendalian dan managamen kasus, namun belum memberikan hasil yang diharapkan, hal ini mengindikasi masih perlunya upaya lain dalam rangka perbaikan program dalam penanggulangan Demam Berdarah Dengue.

Proses penulaan, termasuk DBD meupakan poses dinamik, dengan demikian kajian tenang penularan DBD harus mlibakan aspek dinamik tersebut (ketergantungan terhadap waktu, yang selama ini diabaikan dalam berbagai penelitian yang berkaitan dengan DBD. Dengan melibatkan aspek dinamik dari proses penularan tersebut akan diperoleh suatu kesimpulan lebih tepat dalam menentukan kebijakan penanggulangan penyakit tersebut. Dengan alasan ini, perlu dilakukan pengembangan model pengendalian DBD yang lebih spesik dan dinamis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan model pengendalian DBD yang tepat guna serta dapat diterima masyarakat. Manfaat penelitian selain sebagai masukan bagi program pengendalian DBD (Dinkes Kabupaten), dan sebagai rujukan teknologi dibidang pengendalian DBD.