Style Switcher
Theme Skins

Layout Styles

Sidang Terbuka Promosi Doktor Miko Hananto,SKM,M.Kes.

Admin Kamis, 30 Juli 2015 - 14:16:36 WIB. | 595

Miko Hananto,SKM,M.Kes berhasil meraih gelar Doktor dari FKM UI setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul Manajemen Risiko Dampak Penggunaan Pestisida Organofosfat Pada Wanita Usia Subur di Kawasan Pertanian Hortikultura: Studi Kasus di Kota Batu Jawa Timur di hadapan tim penguji pada sidang promosi doktor yang berlangsung Senin (27/07) di ruang Senat Akademik FKM UI Kampus Depok. Disertasi ini berhasil dipertanggungjawabkan di hadapan tim penguji hari itu yang diketuai oleh: Prof.DR.dr.I Made Djaja SKM,MSc dengan anggota penguji Dr.dra Dewi Susanna,M.Kes.,Dr.dr. Trihono,MSc., Dr. H. Arif Sumantri,SKM,M.Kes, Dr. dr. Harimat Hendarwan,M.Kes.

Disertasi Miko Hananto bertujuan untuk mengembangkan model manajemen risiko pengendalian dampak penggunaan pestisida organofosfat (OP) pada Wanita Usia Subur (WUS) di kawasan pertanian holtikultura Kota Batu Jawa Timur Tahun 2014. Dari Hasil penelitian menunjukkan, WUS yang tinggal di kawasan pertanian berisiko untuk terdeteksi metobolit pestisida 2,78 kali (95% CI:1,21-6.37). Rata-rata jarak pada WUS yang tidak terdeteksi metabolit OP dalam urinnya 89,46 meter dengan standar deviasi 48,96 meter. Kebijakan dalam pencegahan dan pengendalian dampak penggunaan pestisida pada WUS belum terimplementasi dengan baik. Model yang perlu dikembangkan adalah manajemen risiko dampak penggunaan pestisida pada WUS berbasis wilayah.

Risiko pajanan pestisida OP pada WUS dapat diminimalisir dengan manajemen faktor risiko berupa tata guna lahan atau mengembangkan sistem barrier, dengan melibatkan lintas sektor terkait. Kebijakan pembiayaan, SDM dan teknis merupakan pedoman implementasi untuk mendukung manajemen faktor risiko pengendalian dampak penggunaan pestisida pada semua tingkat.(ed)