Style Switcher
Theme Skins

Layout Styles
PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT

Mengawal Upaya Kesehatan Masyarakat yang Berbasis Bukti


Halal Bihalal Keluarga Besar PPUKM; Berfikir Positif, Bangun Hubungan Baik Tingkatkan Kinerja Instansi

Basuki Rachmat Selasa, 19 Juli 2016 - 15:07:27 WIB. | 1153

JAKARTA-pusat3.litbang.depkes.go.id., Kegiatan halal bihalal Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat (PPUKM) dilakukan pada hari rabu, tanggal 13 Juli 2016 di ruang Ars-Longa Gedung 4 Badan Litbang Kesehatan. Kegiatan ini dilakukan rutin setiap tahun sebagai sarana untuk semakin mempererat hubungan baik antar pegawai di lingkungan PPUKM. Sikap saling membuka hati untuk meminta maaf dan memaafkan memperkuat hubungan positif di antara pegawai PPUKM. Sikap ini akan membentuk lingkungan kerja yang harmonis dan produktif, sehingga dapat meningkatkan kinerja Instansi.

 

Acara dihadiri oleh Kepala PPUKM, Bapak drg. Agus Suprapto, M.Kes. Ada beberapa pesan yang disampaikan, diantaranya mengutip perkataan Bill Gates “If you are born poor, it’s not your mistake but, if you die poor, it’s your mistake”, yang artinya Jika anda lahir miskin, itu bukan kesalahan anda, tetapi jika anda meninggal miskin, itu kesalahan anda. Sesungguhnya tidak ada yang salah dengan semua keadaan dan kondisi kita saat dilahirkan, tetapi akan menjadi salah, jika kita hanya fokus pada kekurangan kita dan tetap berada pada zona yang tidak kita inginkan tersebut.  Dari kutipan tersebut beliau menyampaikan bahwa semua perbuatan yang berasal dari diri kita akan kembali berbalik kepada diri kita. Maka dari itu hendaklah kita berbuat baik dan berbaik sangka kepada diri kita maupun kepada orang lain. Karena sikap berbuat baik dan berbaik sangka dapat menjauhkan kita dari hal-hal buruk, memperkuat kerukunan dan memperkuat hubungan positif diantara sesama.

 

Kegiatan yang mengusung tema “It All Come Back To You” yang berarti “tiadalah balasan kebaikan selain kebaikan pula” dengan motivator Dr. Ir. Zainal Asyikin Hans, M.Sc. Berdasar kutipan tersebut, Dr. Zainal mengumpamakan hukum tabur tuai, dimana jika kita menabur sedikit tuai sedikit, menabur banyak akan menuai banyak. Itu artinya ketika menabur sedikit kebaikan akan menuai sedikit pula kebaikan, begitu sebaliknya jika kita menabur banyak kebaikan maka akan menuai banyak kebaikan pula. Hal ini menunjukan bahwa semua yang terjadi pada diri manusia merupakan cerminan dari semua yang dilakukan oleh manusia tersebut selama hidupnya. Dr.Zainal juga  menyampaikan pentingnya selalu berpikir positif, tidak hanya dalam menjalankan peran di masyarakat tetapi juga saat menjalankan tugas. Mari kita tingkatkan semangat untuk selalu berfikir positif dan iklas dalam bekerja. Menurut Dr. Zainal, Salah satu sifat manusia yang sulit diwujudkan adalah berfikiran positif dan melupakan kesalahan orang lain.

 

Dr. Ir. Jen Zainal Asyikin Hans, M.Sc juga menyampaikan 3 langkah perubahan: 1). Naikan standar anda; 2). Ganti keyakinan yang membatasi anda dengan keyakinan lain yang lebih memberdayakan anda; 3). Temukan dan tetapkan strategi terbaik. Dengan tiga langkah perubahan tersebut di harapkan terbentuk  terbentuk pola fikir yang poduktif dan selalu berfikir positif.

 

Selain itu Dr. Ir. Jen Zainal Asyikin Hans, M.Sc menyampaikan strategi untuk pengembangan diri atau yang di sebut beliau dengan Formula 1234, diantaranya: 1). 10% Zakat, Infak, Sedekah dimana zakat wajib 2,5% sedangkan infak dan sedekah 7,5%; 2). 20% Pengembangan Diri, seperti biaya sekolah, kursus, belibuku, seminar, haji dan umroh; 3). 30% Saving Investasi Bayar Utang, membuat usaha yg bersifat Passive Income; 4). 40% Biaya hidup rutin.

 

Melalui momen silaturahmi ini diharapkan tercipta kesatuan unit kerja yang berkinerja baik dan berpandangan positif di antara pegawai. Berfikir positif dapat menjadikan bekal dalam menghadapi hambatan dan tantangan di masa depan. Semoga maju terus dan selalu sukses untuk Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat.